Langkah Mudah Mengunakan Ubuntu 11.10 Oneiric Ocelot
Dihapusnya Synaptic sebagai pengelola paket karena fungsinya digantikan oleh Ubuntu Software Center juga dirasa cukup membingungkan bagi pengguna pemula. Perlu penyesuaian dari kebiasaan lama dengan fungsi-fungsi baru yang ada. Menyadari hal ini, kami akan menyajikan sebuah tutorial yang akan memandu pengguna pemula melakukan penyesuaian dengan tidak meninggalkan kebiasaan-kebiasaan lama namun juga tetap mendorong pengguna untuk mulai mengakrabi fungsi-fungsi baru pada Ubuntu 11.10.Tidak terkecuali bagi pengguna yang baru pertama menggunakan sistem operasi Ubuntu, kami berharap tutorial ini juga dapat memandu Anda bermigrasi dengan nyaman dari sistem lama ke sistem yang baru Anda kenal ini. Oleh karenanya, dengan pertimbangkan kemudahan, mengutamakan penggunaan basis grafis menjadi pilihan kami, dengan harapan akan lebih mudah untuk dipahami dan diikuti.
Tutorial ini memaparkan langkah apa yang perlu Anda lalukan setelah berhasil menginstal Ubuntu 11.10. Meski bukan sesuatu yang harus dilakukan, namun kami berharap akan memberi kemudahan bagi kita untuk mengoperasikan Ubuntu 11.10 selayaknya versi terdahulu yang sudah cukup kita kenal.
Langkah Pertama, menampilkan menu grub yang tersembunyi.
Pada penggunaan Ubuntu sebagai sistem tunggal, menu grub tidak pernah ditampilkan saat komputer dihidupkan. Ini berbeda dengan penggunaan pada sistem dual boot, dimana dalam sebuah komputer ditanam dua sistem operasi berbeda, Ubuntu 11.10 dan Windows 7 misalnya, maka menu grub akan senantiasa ditampilkan agar pengguna dapat memilih hendak menjalankan sistem operasi yang mana.
Apa pentingnya menampilkan menu grub pada sistem tunggal?. Sudah menjadi kebiasaan bagi pemula untuk selalu mencoba-coba, mengikuti panduan-panduan yang ia baca dan mempraktikkan pada sistem yang digunakannya. Ada kalanya, bukan sebuah keberhasilan yang didapat, namun sebuah layar gelap, gagal login atau pesan error lain yang dijumpainya. Panik dan kesal, mungkin itu yang dirasakan, lalu apa yang bisa dilakukan?, sistem telah rusak dan hanya meninggalkan layar gelap saja. Respon yang paling mungkin dilakukan adalah menginstal ulang sistemnya atau patah semangat dan memilih sistem operasi lama yang dirasa lebih mudah dan bersahabat... :)
Ketika kondisi itu terjadi, disanalah saatnya menu grup menjadi sangat berarti. Alih-alih menginstal ulang sistem, bukankah akan lebih baik dan bijaksana jika kita memilih untuk memperbaikinya?. Menu grub akan memberi jalan bagi Anda untuk masuk ke sistem dengan Recovery Mode, inilah nilai pentingnya.. :)
Untuk menampilkan menu grub yang tersembunyi, silahkan ikuti panduan berikut. Buka Dash home lalu ketik "terminal" tanpa tanda kutip untuk menjalankan Terminal. Pada jendela terminal yang terbuka ketik perintah berikut lalu tekan enter...
sudo gedit /etc/default/grub
...masukkan password Anda jika diminta. Grub akan dibuka dengan gedit, silahkan cari dan ubah hanya pada baris berikut...
GRUB_HIDDEN_TIMEOUT=0
...sisipkan tanda pagar (#) didepan baris tersebut sehingga menjadi...
#GRUB_HIDDEN_TIMEOUT=0
...simpan perubahan lalu tutup jendela gedit. Masih dengan terminal yang terbuka, ketik perintah berikut lalu tekan enter untuk mengupdate grub...
sudo update-grub2
...tunggu hingga proses update grub selesai lalu tutup jendela terminal. Silahkan reboot komputer. Kini menu grub akan selalu ditampilkan saat komputer dinyalakan meski kita hanya menggunakan sistem tunggal.
Langkah kedua, menginstal Synaptic sebagai pengelola paket.





