Football Firm


                 When I Think of Football | I Think About Chelsea           


SEJARAH

Dibentuk pada 10 Maret 1905 oleh pengusaha dari The Mears Family, Gus dan Joseph. Awalnya berdirinya Chelsea sangat unik karena klub ini didirikan dengan tujuan hanya agar stadion Stamford Bridge ada yang menempati. Jadi jika klub lain dibentuk terlebih dahulu baru kemudian dicari markas atau dibangun stadionnya, maka Chelsea sebaliknya, stadionnya dulu yang dibangun baru kemudian dibentuk klub yang akan menempatinya.
Gus Mear






Stamford Bridge di tahun 1905. Chelsea dibentuk untuk menempatinya



Sebelum nama Chelsea diputuskan untuk dipakai, The Mears Family sempat mempertimbangkan untuk memakai nama Kensington FC, Stamford Bridge FC, dan bahkan London FC. Nama Chelsea FC sebenarnya kurang tepat sebab diambil dari nama wilayah yang berbatasan dengan Fulham, yaitu Chelsea, padahal Stamford Bridge sendiri terletak di wilayah "Hammersmith & Fulham".

Chelsea dulunya mempunyai julukan “The Pensioners”, logo awal klub pun bergambar seorang kakek tua pensiunan (mirip KFC). Nama The Pensioner diambil sebab wilayah Chelsea memang identik dengan pensiunan/purnawirawan dimana disana dibangun Royal Hospital Chelsea serta rumah-rumah para pensiunan dari tentara Inggris (British Army).

Baru pada 1953, Chelsea menggunakan logo singa sebagai lambang mereka. Singa yang memegang tongkat ini diambil dari lambang wilayah Chelsea.

Lagu kebangsaan Chelsea adalah “Blue is the Colour” yang dirilis pada 1972. Lebih tua dari “Glory-Glory Man United” yang baru dirilis pada 1983.

HOMEBASE & TRAINING GROUND

Bermarkas di Stamford Bridge (41.841) sejak awal berdirinya. Stamford Bridge sudah berdiri sejak 1877, 28 tahun sebelum Chelsea lahir. Sebelum dipakai Chelsea, Bridge dipakai oleh London Athletics Club untuk berbagai kegiatan atletik dan bukan sepakbola. Baru pada 1904 atau setahun sebelum terbentuknya Chelsea, Bridge dipatenkan hanya menjadi Stadion sepakbola saja. Arsitek dari Bridge adalah Archibald Leitch, yang juga menjadi arsitek dari Old Trafford. 

Awalnya Bridge ditawarkan untuk dipakai oleh Fulham karena memang terletak di wilayah Fulham, tapi Fulham menolaknya. Akhirnya si pendiri Bridge, Gus Mears dan saudaranya Joseph, berinisiatif untuk membentuk klub sepakbola sendiri, yang diberi nama Chelsea FC, seperti yang sudah diceritakan di atas.
Training ground Chelsea adalah Cobham, yang mereka tempati sejak 2004. Sebelum di Cobham, mereka berlatih di Harlington, yang sekarang dipakai oleh QPR.

KIT & JERSEY

Di masa-masa awal, Chelsea menggunakan seragam hijau, celana putih dan kaos kaki biru tua.
Seragam awal Chelsea di tahun 1905
Komposisi saat ini : jersey biru tua, celana biru tua, dan kaos kaki putih, mulai dipakai sejak musim 1964/65. Kombinasi biru-biru-putih ini dipakai karena pada saat itu belum ada klub yang memakainya dan dianggap membuat warna klub terlihat lebih modern.
Seragam musim 1964/65 yang menjadi prototipe
Umbro menjadi sponsor kit pertama mereka pada 1968, sementara maskapai penerbangan Gulf Air menjadi sponsor dada pertama pada 1983. Di musim 1986/87 Chelsea sempat memakai jersey buatan sendiri, The Chelsea Collection. Untuk saat ini, Adidas menjadi sponsor kit Chelsea dengan Samsung Mobile sebagai sponsor utama.

LEGENDA

Manajer tersukses Chelsea siapa lagi kalau bukan the special (g)one, Jose Mourinho. Selama 3 tahun menukangi The Blues, Mou sukses mengantongi 5 trofi: 2 juara liga, 2 League Cup, dan 1 FA Cup. Meskipun begitu, nama Carlo Ancelotti juga pasti akan tercatat dalam tinta emas Chelsea, sebagai manajer pertama yang berhasil membawa The Blues meraih Double Winner pertama kalinya sepanjang sejarah klub, di musim 2009/10.

Pemain dengan penampilan terbanyak adalah Ron Harris yang bermain sebanyak 795 kali dalam kurun 1961 s.d 1980, sementara top skor klub dipegang Bobby Tambling dengan 202 gol dari 370 kali bermain dalam kurun 1959 s.d 1970. Sementara untuk pencetak gol terbanyak dalam semusim dipegang Jimmy Greaves dengan 43 gol pada 1960/61.

Untuk pemain yang masih aktif bermain sampai saat ini, Frank Lampard tercatat sebagai pemain dengan penampilan terbanyak sekaligus top skor klub (509 kali main; 170 gol). Lampard juga menjadi pemain Chelsea yang paling banyak memperkuat tim nasional Inggris dengan 86 caps.
Legenda lain yang bisa disebut adalah Peter Bonetti, Denis Wise, Gianfranco Zola, dan (mungkin) John Terry. Ngomong-ngormong soal John Terry, selain mengapteni The Blues, Terry turut menjadi presiden dari klub sepakbola wanita Chelsea lho, yaitu Chelsea Ladies FC. Disamping itu juga, Chelsea fans menjulukinya –dan juga memasang banner raksasa untuk itu di Bridge—dengan CLL : Captain, Leader, Legend. Hal ini membuat Red Army ikut menyebut Terry dengan sebutan “CLL”, tapi tentu saja dengan nada sarkastik. "Look! That’s CLL who cried like a baby in Moscow!" :))

SUPPORTER

Hooligan firm Chelsea adalah Chelsea Headhunters (dulu bernama Chelsea Shed Boys). Mereka terkenal luas sebagai hooligan firm yang cukup brutal, sampai-sampai di era 80an –dimana hooliganisme masih sangat subur— presiden Chelsea saat itu Ken Bates, berniat untuk membuat pagar listrik di Stamford Bridge, meski akhirnya niat tersebut dibatalkan. Chelsea Headhunters juga terkenal karena permusuhan sengitnya dengan Inter City Firm (hooligan firm dari West Ham United) dan Bushwackers (hooligan firm dari Millwall).
Di Stamford Bridge mereka menempati tribun Shed End, dari sanalah asal usul nama Chelsea Shed Boys berasal. Shed End berada di sebelah kiri layar televisi.
Masih soal supporter, pasti pada kenal sama Bryan Adams kan? Nah, dia ini adalah fan berat Chelsea dan pernah menulis serta menyanyikan beberapa buah lagu yang didedikasikan untuk The Blues.
 RIVAL

Rival utama Chelsea adalah Fulham di urutan pertama dan QPR di urutan kedua. Rivalitas ini terbentuk karena ketiganya sama-sama berasal dari London Barat. Tetapi semenjak kebangkitan mereka di era Abramovich, fan Chelsea menganggap bahwa rival mereka sekarang berturut-turut adalah: Arsenal, Tottenham Hotspur, dan tentu saja United.

 
PRESTASI

Chelsea berada di peringkat ke 6 dalam daftar klub terbaik di Inggris dengan total raihan 16 trofi. Kalah dari Aston Villa yang berada di peringkat ke 4 dengan 20 trofi dan Tottenham Hotspur yang menempati peringkat ke 5 dengan 17 trofi.

4 kali juara Liga Inggris pada 1954/55, 2004/05, 2005/06, dan 2009/10. Kalah dari Sunderland yang bahkan sudah 6 kali menjuarai Liga, Aston Villa yang 7 kali, dan Everton yang 9 kali.
Posisi United saat Chelsea menjadi juara :
1954/55 : United di posisi ke 5 (selisih 5 poin)
2004/05 : United di posisi ke 3 (selisih 18 poin)
2005/06 : United di posisi ke 2 (selisih 8 poin)
2009/10 : United di posisi ke 2 (selisih 1 poin)

6 kali juara FA Cup. (sama dengan Newcastle United dan Blackburn Rovers)
4 kali juara League Cup. (sama dengan United, Tottenham Hotspur, dan Nottingham Forest)
Prestasi Chelsea di Eropa adalah 2 kali menjuarai Cup Winners' Cup pada 1971 dan 1998, sementara di ajang tertinggi Eropa, Champions League, prestasi terbaik mereka hanyalah runner-up pada 2008, di malam yang dingin di Moskow. Viva John Terry… could have won the cup… but he’s fucked it up… Viva John Terry!
Beberapa prestasi lain Chelsea yaitu: menjadi juara Liga dengan rekor poin tertinggi sepanjang masa sampai saat ini dengan 95 poin, menjadi juara Liga di era Premier League dengan rekor kemenangan terbanyak yakni 29 kali menang, menjadi juara Liga dengan rekor kebobolan paling sedikit sepanjang masa sampai saat ini dengan hanya 15 kali kebobolan. Semua rekor tersebut tercipta di musim 2004/05. Ok, Mou… you were great that season.

Trofi terakhir yang diraih mereka adalah FA Cup 2009/10.

 
 
UNITED LINK

Manajer United yang juga pernah memanajeri Chelsea adalah Tommy Docherty (1961-1967 di Chelsea; 1972-1977 di United) dan Dave Sexton (1967-1974 di Chelsea; 1977-1981 di United). Fakta yang cukup menarik karena Sexton selalu menjadi penerus dari Docherty baik ketika di Chelsea maupun di United. Saat menangani Chelsea, Docherty sukses membawa The Blues menjuarai League Cup 1964/65 sementara Sexton berhasil mengantar The Blues menjuarai FA Cup 1969/70 dan Cup Winners' Cup 1970/71.
Total sebanyak 21 pemain pernah memperkuat baik Chelsea maupun United, diantaranya adalah Alex Stepney, Ray Wilkins, Paul Parker, Mark Hughes, dan yang terakhir adalah Juan Sebastian Veron yang pindah ke Chelsea pada 2003.
Taken from many sources

Tidak ada komentar:

Posting Komentar